Kesehatan/Kecantikan (Miracle Water)

Jika ditanyakan mengenai definisi cantik, mungkin jawabannya akan sangat relatif. Standar kecantikan dari masa ke masa pun dapat dikatakan terus berubah beriringan dengan perubahan manusia itu sendiri dalam mendefinisikan suatu hal. Standar kecantikan juga bisa berbeda-beda di tiap negara. Oleh sebab itu, jika mendebatkan standar kecantikan wanita, ini dapat dikatakan hanyalah pekerjaan yang sia-sia.

Sebuah riset menyebutkan bahwa kecantikan bisa dilihat dari kriteria tertentu. Sigma Research menyebutkan bahwa tiga kategori penilaian untuk definisi kecantikan adalah beauty, brain, dan behaviour. Beauty merupakan penilaian secara fisik, brain adalah penilaian berdasarkan kemampuan intelektual, dan behaviour adalah definisi kecantikan melalui penilaian perilaku. Namun, secara otomatis, definisi kecantikan berdasarkan tampilan fisik memainkan porsi paling besar dalam menentukan standar kecantikan.

Masih dalam penelitian yang sama, banyak responden yang mendefinisikan kecantikan berdasarkan kualitas kulit. Kualitas tersebut bagi orang Indonesia sebetulnya tidak jauh dari kulit putih, bersih, wajah bebas jerawat dan noda, hidung mancung, rambut tebal nan berkilau, serta masih banyak lagi. Persepsi masyarakat seputar kulit putih dan bersih sebagai barometer kecantikan wanita ini pun nyatanya tidak terlepas dari iklan produk-produk kosmetik yang membuat standar kecantikan itu sendiri. Iklan-iklan tersebut juga mengajak wanita secara tidak langsung untuk mendapatkan kulit putih dan terawat agar terlihat lebih cantik.